TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Insiden keributan di tenda pesta Kataparoro, Kelurahan Langga Lero, Kota Tambolaka, SBD menyisakan tanya.
Pasalnya, rumah Ester Denga yang juga Ketua RT 03, Lingkungan I, Kelurahan Langga Lero telah digeledah dan diduga dilakukan oknum anggota polisi tanpa izin.

Ketua RT 03, Lingkungan I, Kelurahan Langga Lero, Kecamatan Kota, Ester Denga. ( Foto Menara Sumba )
Hal tersebut diungkapkannya kepada awak media, Sabtu (02/08/2025) di Mapolres SBD.
Ia berkisah, kejadiannya pada tanggal 25 Juli 2025 malam, sekitar pukul 02.00 WITA.
“Kami pulang dari tempat pesta dan begitu sampai di depan kios dekat rumah saya, terlihat mobil warna silver sedang parkir,” ungkapnya.
Saat itu ia mengenali salah satu anggota polisi berinisial IK yang dipergoki sedang menutup pintu rumah sang ketua RT.
Saat itu, imbuhnya lagi, kondisi rumah dalam keadaan sepi karena semua penghuni sedang mengikuti resepsi pernikahan.
“Nah, sesudah itu mobil putar balik langsung pulang tanpa pamit, tanpa tegur kami yang mau masuk di kintal rumah,” bebernya.
Sete selalulah memasuki rumah yang sudah dicungkil pintunya tersebut, suaminya langsung memeriksa keadaan di dalam.
Diketahui sebilah parang di atas lemari dan sebilah parang lainnya yang disandarkan pada tembok dalam kamar tidur, termasuk sebuah senter dia atas kelambu telah raib.
“Saya periksa lagi kamar adik saya yang sudah diacak, karena di situ ada uang 20 juta yang disimpan di bawah bantal,” tuturnya.
Beruntung uang dalam 2 ikatan yang masing-masing berjumlah 10 juta ini masih utuh.
Ia mengaku kesal karena kenal baik dengan IK oknum polisi yang diduga telah melakukan penggeledahan tanpa izin.
“Pak IK ini polisi, dan saya benar-benar kurang hati karena walaupun ada kejadian ribut di atas, harus minta izin dari tuan rumah sedikit,” keluhnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Minggu (03/08/2025) IK oknum anggota polisi yang disebut Ester Denga telah menggeledah rumahnya enggan berkomentar.
Meski beberapa kali ditanya awak media ini, IK irit bicara.
“Saya tunggu perintah pimpinan untuk langkah selanjutnya. Kalau terkait itu nanti kita bertemu di kantor baru bicara,” tutupnya. ( SUP/MS )





























































