TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1629/SBD, Letkol Inf Yoyok Widianto memberikan pengarahan kepada para Danramil, Babinsa, dan unsur terkait untuk mempercepat pembentukan serta penguatan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional pemerintah, Jumat (19/06/2026).
Dalam arahannya, Dandim menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh jajaran Kodim dalam mendampingi pemerintah daerah dan pemerintah desa agar proses pembentukan koperasi berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan koperasi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Yoyok Widianto juga menyoroti peran strategis Babinsa sebagai ujung tombak di wilayah. Selain melakukan pendampingan, Babinsa diharapkan aktif memantau perkembangan pembentukan koperasi serta membantu mengatasi berbagai kendala yang muncul di lapangan.
“Dengan komunikasi yang baik bersama pemerintah desa, seluruh tahapan pembentukan koperasi diharapkan dapat berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Program Koperasi Desa Merah Putih disebut sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Karena itu, dukungan penuh melalui koordinasi dan pendampingan yang intensif dinilai menjadi kunci agar tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.
Selain percepatan pembentukan koperasi, pengarahan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap proses pendampingan sehingga program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Menutup kegiatan, Dandim berharap seluruh personel Kodim 1629/Sumba Barat Daya terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak agar pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sumba Barat Daya dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. ( TIM/MS )

















