TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Nasib naas dialami ANK warga Kampung Matenggeng, Desa Magho Linyo, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya.
Pria 28 tahun ini tewas mengenaskan dengan luka potong di sejumlah bagian tubuh, bahkan ususnya pun terburai setelah perutnya tertebas senjata tajam.

Menurut penjelasan Kasi Humas Polres SBD, AKP Bernardus Mbili Kandi, SH, korban tewas dalam peristiwa penyerangan pada Selasa (18/11/2025).
“Pokok masalahnya adalah soal pencurian kerbau milik Dita Pati warga Desa Kalembu Kaha yang dalam kasus ditetapkan sebagai saksi,” jelas Bernardus kepada media ini, Rabu (19/11/2025).
Kronologi kejadian bermula pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari ketika kerbau milik Dita Pati hilang dicuri oleh terduga pelaku Ndara Yusuf di Kampung Homba Ghobbo, Desa Kalembu Kaha, Kecamatan Kota Tambolaka.
.”Namun terduga pelaku berhasil lolos bersama barang curian,” lanjutnya.
Sekitar pukul 10.00 WITA, Dita Pati dihubungi Ndara Yusuf lewat kontak telepon, dimana isi pembicaraannya terkait uang tebusan atas kerbau yang dicuri tersebut.
Pria 30 tahun warga Kampung Billa Karendi, Desa Bukambero, Kecamatan Kodi Utara ini meminta Dita Pati menyiapkan uang 40 juta untuk tebusan kerbau.
“Tapi Dita Pati menolak untuk memberikan uang tebusan dan kemudian terjadi perdebatan antara keduanya dalam percakapan telepon itu,” imbuh AKP Bernardus.
Ndara Yusuf pun bereaksi dengan mengumpulkan keluarganya di Kampung Malenggeng, Desa Magho Linyo pada pukul 13.00 WITA, Selasa (18/11/2025) dan bermufakat untuk melakukan penyerangan ke Kampung Homba Ghobbo di Desa Kalembu Kaha.
Korban ANK disebut hadir dalam pertemuan di Kampung Malenggeng dan ikut serta saat penyerangan dilakukan sekitar pukul 14.00 WITA.
Ternyata kedatangan rombongan Ndara Yusuf yang hanya berjumlah 12 orang ini pun telah diketahui dimana warga Kampung Homba Ghobbo sudah siap menanti.
“Tapi Ndara Yusuf dan rombongannya memilih kabur karena kalah jumlah dibanding warga Kampung Homba Ghobbo,” sebutnya lebih lanjut.
Saat itulah korban tertinggal rombongannya pada salah satu lahan kebun di Hadu Eru, Kampung Billa Karendi, Desa Bukambero dan kemudian dihabisi.
Tiga Terduga Pelaku
Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi terkait pembunuhan ini pun segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Kodi Utara bersama anggota tiba terlebih dahulu untuk mengamankan TKP sambil menunggu Satuan Reskrim Polres SBD dan tim medis yang melakukan visum et repertum.
Dari hasil visum, sebut Bernardus, diketahui korban tewas karena sabetan senjata tajam di siku kanan, bahu kanan, punggung kanan, dan perut hingga usus terburai keluar.
Untuk sementara polisi telah menetapkan pemilik kerbau Dita Pati sebagai saksi.
Tiga orang lain yakni RP (24) warga Kampung Pangadenga, Desa Bukambero, dan NN (25) serta NB (30) warga Kampung Homba Ghobbo, Desa Kalembu Kaha dinyatakan sebagai terduga terlapor. ( JIP/MS )





















