WAIBAKUL, MENARASUMBA.COM – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, S.S, MH, melalui salah satu program unggulan, Minggu Kasih.
Kali ini, kegiatan itu dilaksanakan pada salah satu gereja di wilayah Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, yang masih dalam wilayah hukum Polres Sumba Barat. Minggu, (26/04/26).
Kapolres hadir menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus memberi bantuan kepada pihak gereja dan anak-anak sekolah sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Pada kesempatan itu ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
AKBP Yohanis Nisa Pewali menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas yang menjadi perhatian bersama.
“Jangan konsumsi, menjual, maupun mengedarkan minuman keras. Hindari penggunaan senjata tajam yang tidak sesuai dengan peruntukan adat dan budaya setempat,” imbaunya.
Apabila terjadi gangguan kamtibmas, masyarakat diminta segera menghubungi Call Center 110 untuk penanganan cepat.
Pihaknya juga mendorong upaya ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dengan menanam jagung, sayuran, buah-buahan, serta beternak ayam guna mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Setiap permasalahan dalam keluarga maupun lingkungan segera dikomunikasikan dengan Bhabinkamtibmas dan perangkat desa untuk dicarikan solusi bersama,” imbuh Kapolres.
Masyarakat juga diingatkan untuk selalu taat dalam berlalu lintas demi menjaga keselamatan bersama.
Melalui berbagai program kegiatan di atas diharapkan, kehadiran Polri, khususnya Polres Sumba Barat semakin dirasakan oleh masyarakat.
“Juga mampu membangun kedekatan emosional yang kuat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif,” timpalnya.
Program Minggu Kasih merupakan bagian dari rangkaian agenda rutin Polres Sumba Barat.
Agenda ini juga mencakup Program Senin Ceria, dimana Kapolres atau jajaran bertindak sebagai inspektur upacara di sekolah-sekolah, serta Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi langsung dengan masyarakat di desa dan kelurahan.
Kegiatan hari itu mendapat sambutan positif dan berlangsung dalam suasana hangat, dimana warga setempat merasa terbantu dan diperhatikan dengan kehadiran aparat kepolisian. ( JIP/MS )

















