TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Inspeksi mendadak (sidak) rumah makan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten SBD dan Pemerintah Kecamatan Kota Tambolaka mengungkap sejumlah persoalan.
Tidak tersedianya tempat mencuci piring yang memenuhi syarat jadi soal krusial di semua rumah makan dalam kota kabupaten ini.
Dalam sidak pada Rabu (13/05/2026) ditemukan piring yang dicuci dalam wadah bokor (bukan wastafel dengan air mengalir).

Pedagang gorengan ikut diperingatkan agar tidak berulangkali menggunakan minyak goreng saat mengolah dagangan. ( Foto Menara Sumba )
Bahkan ada tempat pencucian piring maupun membersihkan dan mengolah lauk (daging, ikan, dan sayur) dilakukan di atas lantai tepat di depan pintu WC.
Tim yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBD, drg Yulianus Kaleka dan didampingi Camat Kota Tambolaka, Dominikus Moda, S.AP ini tercengang menyaksikan kondisi memprihatinkan tersebut.
Camat Dominikus Moda yang dikenal tegas tanpa kompromi menegur keras para pemilik usaha kuliner usai melihat sendiri suasana tak layak itu.
“Saya tutup warung anda jika cara penanggulangannya masih tetap seperti ini,” tandasnya kepada pemilik rumah makan.
Saat memeriksa Warung Barokah yang bersebelahan dengan Toko Utama Motor, Dominikus Moda mempraktikkan cara mencuci piring yang benar.
Mantan Kabid Pendapatan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten SBD ini dengan cekatan menyingkirkan bokor di atas papan.Ia mempraktikkan mencuci piring di bawah keran air yang mengalir.
“Cuci piring dan peralatan makan harus di bawah air yang mengalir, bukan dalam bokor,” katanya mengingatkan.
Hal ini, kata dia, untuk menghindari penularan penyakit jika ada konsumen seperti penderita TBC yang makan di warung itu.
“Kalau airnya tertampung dalam bokor maka pasti orang sehat akan tertular jika ada yang berpenyakit makan di sini,” imbuhnya.
Teguran keras dilontarkan kepada semua pemilik rumah makan yang didapati tidak menerapkan syarat kesehatan dengan benar.
Secara kontinyu tim sidak ini akan memantau pengelolaan rumah makan di seluruh Kota Tambolaka.
“Kami akan datang lagi untuk pastikan apakah peringatan pada hari ini dilaksanakan atau tidak,” pungkas Dominikus Moda. ( TIM/MS )

















