TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Sebuah penegasan mengejutkan dilontarkan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, ST dalam sambutannya saat penyerahan SK CPNS dan PPPK.
Dirinya menegaskan tidak takut akan segala bentuk tekanan apa pun jika itu demi kebaikan masyarakat.

“Saya tak takut ya, saya sedang melayani masyarakat,” ucapnya dalam kegiatan yang berlangsung di Resto Ro’o Luwa, Tambolaka, Jumat (30/05/2025).
Bupati menyebut, pemerintah daerah sedang berupaya mencari solusi terbaik yang bisa membuka kesempatan seluas-luasnya kepada setiap putra-putri daerah agar dapat mengabdi sebagai ASN.
“Mereka bukan dari luar angkasa yang datang ke sini. Anak-anak kita! Kita harus menentukan sebuah kebijakan yang baik, bagaimana memberikan ruang bagi anak-anak kita,” tegasnya.
Karena itu dengan link yang ada di pusat, Pemkab SBD akan bicara dengan BKN, Kemenkeu, dan untuk mencari solusi.
Sumba Barat Daya, sebutnya lagi, masih butuh banyak tenaga guru, tenaga kesehatan, dan berbagai jenis profesi lainnya.
Jika ada persoalan terkait lowongan kerja di lembaga pemerintahan harusnya dibicarakan baik-baik, untuk memberi kesempatan kerja kepada anak-anak daerah.
“Kami kalau ditekan, suruh cari solusi pergi ke pusat, saya akan pergi pasang badan ke pusat, cari solusi bagaimana bisa memberikan ruang bagi anak-anak kita untuk bisa punya kesempatan kerja, mengabdi dan melayani di Kabupaten Sumba Barat Daya,” tandasnya.
“Kalau mau kita bicara baik-baik. Ini sudah sikap saya. Jadi saya kalau profesional, saya profesional, ya. Kalau teman-teman loyal semua, saya akan pasang badan,” katanya lebih lanjut.
Jika dirinya sebagai bupati sudah berani pasang badan maka ia berharap para CPNS dan PPPK bekerja dengan baik agar jangan jadi sorotan.Ia meminta agar bekerja, bukan karena tekanan atau rasa takut, tapi lahir dari kesadaran.
“Bagaimana kita semua sadar memiliki, kita punya sense of belonging, rasa memiliki kepada daerah ini, ya,” pesan bupati.
Jangan sampai sudah diangkat sebagai PPPK malah bermalas-malasan sehingga nantinya bupati yang dibully.
“Kalau saya sudah dibully, saya akan tegakkan disiplin, ya. Saya akan tegakkan aturan,” pungkasnya. ( JIP/MS )





















































