TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Program PTSL tahun tidak sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah misi mulia untuk memastikan seluruh jengkal tanah di bumi Sumba Barat Daya terdaftar dan terlindungi secara hukum.
Penegasan ini disampaikan Kepala Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten SBD, Yusak H. T. Benu, SST saat melantik Panitia Ajudikasi, Satgas Fisik, Satgas Yuridis, dan Satgas Administrasi untuk pelaksanaan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2026.

“Ini jadi langkah besar dalam memberi kepastian hukum hak atas tanah di Kabupaten Sumba Barat Daya,” ujarnya.
Seremoni pelantikan ini, kata Yusak, menjadi garis start bagi para petugas yang akan terjun langsung ke tengah masyarakat.
Ia menegaskan, keberhasilan PTSL sangat bergantung pada soliditas tim yang baru saja dilantik.
Perpaduan antara ketelitian Satgas Fisik dalam mengukur, ketajaman Satgas Yuridis dalam memverifikasi data, serta kerapihan Satgas Administrasi adalah kunci utama.
“Hari ini kita tidak hanya melantik petugas, tapi sedang membentuk sebuah keluarga besar yang membawa misi perubahan bagi kesejahteraan rakyat Sumba Barat Daya,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu Yusak juga menyampaikan pesan motivatif kepada seluruh tim untuk menanggalkan rasa lelah dan mengedepankan dedikasi tinggi.

“Mari bekerja bukan sekadar memenuhi target angka, tapi melayani dengan hati,” imbaunya lagi.
Dirinya meminta agar ditanamkan semangat bekerja dan melayani, karena setiap sertifikat yang terbit adalah senyuman bagi masyarakat.
Yusak menyebut, sejarah akan tertoreh lewat pelaksanaan PTSL tahun 2026 yang sukses dan tuntas.
“Tantangan di lapangan mungkin akan berat, namun dengan semangat kebersamaan dan integritas yang kokoh semuanya bisa diatasi,” katanya lebih lanjut.
Pelantikan tim ini merupakan salah satu wujud penegasan komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Sumba Barat Daya dalam mempermudah akses masyarakat mengurus legalitas tanah.
Diharapkan, program PTSL tahun 2026 dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan tata kelola pertanahan yang unggul.
“Kita juga berharap masyarakat menyambut baik program ini, dan mendukung kehadiran tim di lapangan,” tandasnya. ( JIP/MS )


















