TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Lede Kalumbang menggelar Pertemuan Komite Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Bandar Udara Lede Kalumbang Tahun 2026, Senin (27/07/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Oro Room Sima Hotel Sumba tersebut merupakan agenda strategis yang bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan di Bandar Udara Lede Kalumbang.
Kegiatan ini mengacu pada sejumlah regulasi nasional di bidang penerbangan, keamanan bandara, serta dokumen Airport Emergency Plan yang telah disahkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Puluhan instansi diundang untuk mengikuti rapat tersebut, mulai dari Pemkab Sumba Barat Daya, Polres Sumba Barat Daya, Kodim 1629/SBD, Yon C Pelopor, BMKG Tambolaka, AirNav Indonesia, Aviation Fuel Terminal (AFT) Tambolaka, TNI AU, Basarnas, BPBD, rumah sakit, karantina, hingga maskapai penerbangan dan pemangku kepentingan lainnya yang beroperasi di Bandara Lede Kalumbang.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini, Kepala Bandara Lede Kalumbang, Agus Priyatmono, SST, MM mengatakan, pelaksanaan rapat tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.Undang-Undang ini beserta peraturan turunannya mewajibkan adanya koordinasi antarinstansi dalam penanganan gangguan keamanan maupun keselamatan penerbangan.
“Kita laksanakan rapat ini karena tuntutan regulasi yang mewajibkan kita membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik kepolisian, TNI, pemerintah daerah, rumah sakit maupun seluruh instansi yang ada di bandar udara,” ujar Agus,.
Rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh anggota komite mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi gangguan keamanan maupun kecelakaan pesawat,
“Sehingga seluruh unsur dapat bekerja secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” imbuhnya.
Hal ini menyangkut apa yang harus dilakukan apabila terjadi kecelakaan pesawat.
Kegiatan tersebut merupakan langkah awal, karena pada bulan September 2026 nanti akan digelar latihan di lapangan mengenai penanganan kecelakaan pesawat agar semua pihak memahami tindakan yang harus dilakukan.
Selain pembukaan dan penyampaian materi, agenda penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kantor UPBU Kelas II Lede Kalumbang dengan Polres Sumba Barat Daya mengenai bantuan pengamanan serta penegakan hukum di lingkungan operasional bandar udara.
Peserta juga mengikuti tiga sesi utama, yakni penguatan koordinasi keamanan penerbangan, optimalisasi peran Airport Emergency Committee dalam penanggulangan keadaan darurat bandara, serta evaluasi implementasi keamanan dan keselamatan penerbangan di Bandar Udara Lede Kalumbang.
Materi akan disampaikan oleh Unit AVSEC, Unit PKP-PK, dan Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali.
Melalui pertemuan ini diharapkan sinergi antarinstansi semakin kuat sehingga sistem keamanan, keselamatan, dan penanganan keadaan darurat di Bandara Lede Kalumbang dapat berjalan lebih efektif demi mendukung transportasi udara yang aman, nyaman, dan andal di Pulau Sumba. ( JIP/MS )

















