JAKARTA, MENARASUMBA.COM – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menunjukkan transformasi besar dalam pelayanan publik.
Apresiasi ini disampaikan Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia, Hence Mandagi, Senin (22/12/2026).

Ketua LSP Pers Indonesia, Hence Mandagi.
“Lewat sistem digitalisasi yang terintegrasi, proses mencari keadilan kini jauh lebih sederhana, transparan, dan bebas dari kerumitan birokrasi lama,” ungkapnya
Garda terdepan PTUN Jakarta, khususnya di bagian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), mendapat sorotan positif.
Ia menyebut, saat ini layanan lebih responsif dan humanis di meja PTSP.
Hence bahkan memuji salah satu petugas yang dinilai mampu memberi layanan berstandar tinggi lewat sikap yang sangat responsif dan ramah.
“Saya lihat sendiri bagaimana petugas bernama Bagus itu begitu cekatan,” tuturnya polos.
“Tidak ada waktu yang terbuang sia-sia, semua dilayani dengan profesional dan sangat membantu,” ujarnya lagi.
Secara khusus ia mengapresiasi implementasi sistem E-Court yang disebutnya sebagai inovasi tanpa celah percaloan.
Sistem ini, kata dia, adalah jawaban atas tantangan transparansi di dunia peradilan.
Salah satu poin krusial yang ia soroti adalah mekanisme pembayaran yang sangat akuntabel.
“Sistem ini menutup rapat pintu percaloan, karena nomor akun pembayaran diberikan langsung oleh petugas atas nama pemohon sendiri,” timpalnya.
“Artinya, dana tersebut langsung masuk ke rekening pemerintah secara resmi,” sambung Hence.
Koneksi Kilat ke Sentral Mahkamah Agung
Keunggulan teknologi di PTUN Jakarta terbukti dari kecepatan sinkronisasi data.
Hanya dalam hitungan menit setelah data terinput dan pembayaran dilakukan, sistem langsung terbaca di sentral Mahkamah Agung (MA) RI.
Efisiensi ini semakin terasa dengan adanya fitur notifikasi otomatis.
Begitu pendaftaran selesai, pemohon tidak perlu lagi menebak-nebak status perkaranya.
“Hanya sesaat setelah bayar, saya langsung terima pesan WhatsApp resmi dari aplikasi MA RI,” terang Hence.
Isinya lengkap, mulai dari data pendaftaran hingga jadwal panggilan sidang perdana.
“Ini benar-benar pelayanan kelas satu,” akunya dengan nada puas.
Standar Baru Pelayanan Publik
Keberhasilan PTUN Jakarta dalam mengintegrasikan keramahan petugas dengan kecanggihan digital diharapkan menjadi benchmark bagi instansi pemerintah lainnya.
Apa yang dilakukan PTUN Jakarta saat ini adalah bukti bahwa pelayanan publik sudah naik kelas.
“Digitalisasi bukan hanya soal aplikasi, tapi soal memudahkan masyarakat dalam hitungan menit,” pungkasnya. ( TAP/MS )

















