Politik/Parlemen

Musancab PDIP SBD Jadi Momentum Konsolidasi, DPC Tekankan Militansi dan Keberpihakan kepada Rakyat

×

Musancab PDIP SBD Jadi Momentum Konsolidasi, DPC Tekankan Militansi dan Keberpihakan kepada Rakyat

Sebarkan artikel ini

TAMBOLAKA, MENARASUMBA. COM – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Dominikus Alphawan Rangga Kaka, menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi dan penguatan akar rumput melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Sumba Barat Daya.

Musancab yang berlangsung di Aula Hotel Sinar Tambolaka, Rabu (12/08/2026), tersebut dihadiri sejumlah tokoh PDI Perjuangan, di antaranya anggota DPR RI Andreas Hugo Parera dan Stefano Adranacus, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT Yunus Takandewa, mantan Bupati SBD Kornelius Kodi Mete, Ketua DPRD SBD Rudolf Radu Holo, serta sejumlah anggota DPRD Provinsi NTT dan DPRD Kabupaten SBD.

Dalam laporannya, Dominikus yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sumba Barat Daya menyebut, Musancab bukan sekadar agenda rutin organisasi atau pergantian struktur kepengurusan.

Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum strategis untuk melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh, merapikan barisan serta memperkuat fondasi partai hingga ke tingkat basis terkecil.

“Musyawarah Anak Cabang hari ini bukanlah sekadar acara seremonial rutin lima tahunan atau ajang pergantian struktur belaka. Lebih dari itu, forum ini adalah ruang strategis untuk melakukan konsolidasi total, merapikan barisan organisasi, dan memperkokoh fondasi partai hingga ke tingkat basis terkecil,” tegas Dominikus.

Ia mengatakan, kekuatan PDI Perjuangan tidak semata-mata berada pada struktur organisasi, tetapi juga pada hubungan yang kuat antara kader partai dengan masyarakat.

Karena itu, kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang terbentuk melalui Musancab diharapkan diisi kader yang memiliki militansi, loyalitas terhadap organisasi serta kepekaan sosial.

Dominikus menekankan, kader PDI Perjuangan harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memahami persoalan yang dihadapi warga.

Kader Jangan Berjarak dengan Rakyat

Dalam konteks Sumba Barat Daya, Dominikus mengakui daerah tersebut memiliki potensi besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, menurut dia, kader PDI Perjuangan harus memastikan perjuangan politik partai tetap berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Kader PDI Perjuangan di tingkat kecamatan tidak boleh berjarak dengan rakyat. Dengarkan keluh kesah mereka, kawal hak-hak dasar mereka, dan jadilah penyambung lidah masyarakat yang efektif,” ujarnya.

Ia menyebut petani, nelayan, kaum perempuan dan generasi muda sebagai bagian masyarakat yang harus mendapatkan perhatian dalam perjuangan politik partai.

Dominikus juga menegaskan, semangat gotong royong harus menjadi kekuatan utama kader dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Menurutnya, persatuan dan kedisiplinan organisasi juga menjadi modal penting dalam menghadapi agenda politik ke depan.

“Jangan pernah lelah berbuat yang terbaik untuk rakyat, karena jika kita berbuat yang terbaik untuk rakyat, maka kita pasti berbuat yang terbaik untuk partai,” katanya.

Satu Komando, Satu Barisan, Satu Tujuan

Menutup laporannya, Dominikus mengajak seluruh peserta Musancab menjaga proses musyawarah dengan semangat kekeluargaan, mengedepankan musyawarah untuk mufakat serta menjunjung tinggi kedisiplinan organisasi.

Ia juga meminta struktur partai yang terbentuk nantinya mampu menyusun program kerja yang taktis, aplikatif dan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

Musancab PDI Perjuangan Sumba Barat Daya diharap jadi momentum memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus mempertegas komitmen kader untuk terus hadir dan bekerja di tengah masyarakat.

“Mari kita rapatkan barisan, satukan niat, satu komando, satu barisan, dan satu tujuan demi kejayaan PDI Perjuangan dan kesejahteraan rakyat Sumba Barat Daya,” pungkasnya. ( JIP/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *