JAKARTA, MENARASUMBA.COM – Langkah Komisi XIII DPR RI yang hendak membentuk Panitia Kerja (Panja)nuntuk membenahi Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) wajib didukung total.
Karena patut diduga kuat Lapas menjadi ladang uang bagi jaringan bandar narkoba dan kejahatan kemanusiaan lainnya.
Pernyataan ini disampaikan Ketua Dewan Pembina Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia, Gabriel Goa, Rabu (22/10/2025).
“Yang paling bertanggungjawab terkait kejahatan ini adalah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Dirjen Pemasyarakatan,” tegasnya.
Gabriel yang juga Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia menyatakan, sepantasnya Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Dirjen Pemasyarakatan mengundurkan diri.
“Bukan sebaliknya cuci tangan dan menjadikan Kalapas sebagai kambing hitam,” ujar Gabriel.
Pihaknya mensinyalir ada praktik kongkalikong di lingkup Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Terpanggil nurani kemanusiaan untuk mengingkari kejahatan dan dugaan kuat praktik KKN maka lembaga PADMA Indonesia berkolaborasi dengan KOMPAK menyerukan :
Pertama, mendesak Presiden RI Prabowo Subianto segera mencopot Menteri Imigrasi dan Pemasyararkatan serta Dirjen Pemasyarakatan.
Kedua, mendukung total DPR RI Komisi XIII segera membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk membongkar tuntas praktek kejahatan mafiosi narkoba di Lapas dan memberantas praktik kongkalikong di lingkup Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI.
Ketiga, mengajak solidaritas penggiat kemanusiaan, penggiat anti KKN, DPR RI dan pers untuk berkolaborasi bersama.
“Bongkar tuntas dan berantas jaringan mafia narkoba di Lapas serta praktik kongkalikong yang melibatkan oknum pejabat dan jaringannya di lingkup Kementerian Imipas menuju Indonesia bersih dan bebas dari narkoba dan praktik KKN,” tandas Gabriel. ( TAP/MS )





















