TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Usai viral postingan belatung (ulat) dalam sajian daging ayam, Rumah Makan Minang Raya, Tambolaka diperiksa Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya.
Sebelumnya beredar postingan akun Claudia Santa yang memperlihatkan lauk daging ayam dipenuhi belatung.
Sontak, postingan yang diunggah pada Minggu (03/05/2026) ini menjadi perbincangan publik yang kemudian memantik perhatian instansi kesehatan Pemkab SBD.
Pemeriksaan ini dibenarkan Salsadya Putri pengelola Rumah Makan Minang Raya kepada sejumlah awak media, Selasa (05/05/2026).

“Dinkes datang memang betul, sudah diperiksa semua dari jam setengah sepuluh tadi,” akunya.
Selain Dinas Kesehatan Kabupaten SBD, tim ini juga melibatkan staf Puskesmas Watu Kawula, dan pihak kelurahan setempat.
Ia menyebut, tim ini memeriksa dapur dan mengambil sejumlah bahan baku masakan untuk dijadikan sampel.
“Semua jenis bahan baku mentah dibawa untuk diperiksa di laboratorium,” imbuh Salsadya.
Dijelaskannya, belum ada keputusan atau komentar apa pun yang dikemukakan tim pemeriksa ini.
Hal Sama Pernah Terjadi
Dari hasil penelusuran media ini, diketahui jika sebelumnya hal yang sama dialami mantan Kasatlantas Polres SBD, IPTU I Wayan Suardika, SH.
Ia menghubungi redaksi media ini, Senin (04/04/2026) lewat kontak WhatsApp.
“Saya juga alami beli nasi bungkus dengan lauk ayam goreng,” ungkapnya.
Perwira polisi yang kini bertugas di Polres Malaka ini mengaku sudah terlanjur disantap baru ketahuan jika ada belatung di daging ayam.
Saat itu dirinya kesal karena ketika diinformasi temuan belatung ini pemilik rumah makan kurang respon.
“Mereka hanya kirim permintaan maaf lewat pesan WhatsApp,” ujarnya.
Hingga berita ini tayang, belum ada jawaban resmi dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten SBD.
Lewat pesan WhatsApp, Rabu (06/05/2026), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBD, drg Yulianus Kaleka menyatakan, belum ada hasil yang bisa disampaikan.
“Secepatnya akan kami sampaikan catatan dari hasil pemeriksaan,” tulisnya singkat. ( JIP/MS )




























