WEWEWA BARAT, MENARASUMBA.COM – Gerak cepat (gercep) dilakukan aparat Polsel Wewewa Barat menyikapi informasi ancaman tindak kejahatan di area Wano Roto, Desa Reda Pada.

Dua anggota Polsek Wewewa Barat, Aipda Melsonius Ibrahim Lahal dan Brigpol Tino Adrianus Naek sedang melakukan patroli. ( Foto Menara Sumba )
Informasi aksi penghadangan oleh begal yang disampaikan lewat postingan netizen di Facebook ditindaklanjuti dengan patroli di lintasan jalur jalan ini.
Sejak Senin (04/08/2025) malam patroli rutin digelar anggota Polsek Wewewa Barat untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat yang melintas di jalur ini.
Patroli pada malam tersebut dilakukan dua anggota Polsek Wewewa Barat yakni Aipda Melsonius Ibrahim Lahal dan Brigpol Tino Adrianus Naek.
Anggota polisi menyusur ruas jalan yang melintas sepanjang Desa Lolo Ole hingga Desa Reda Pada.
Kepada media ini, Rabu (06/08/2025) Kapolsek Wewewa Barat, IPDA Elfrid Arem menegaskan, mengayomi dan melindungi masyarakat merupakan tugas pokok Polri.
“Kami jajaran Polsek Wewewa Barat bertanggung jawab penuh menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah ini,” ujarnya.
Karena itu, sekecil apa pun potensi gangguan kamtibmas mesti diantisipasi sedini mungkin.
Polri harus menjamin kenyamanan dan ketentraman masyarakat dengan menjaga kondusivitas kamtibmas.
“Gangguan pada malam hari di jalur jalan Wano Roto merupakan warning yang jika tidak disikapi bakal memicu kerawanan dan keresahan,” imbuhnya.
Namun demikian, kata Elfrid, polisi tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan masyarakat.
Sinergitas inilah yang diharapkan bisa terjalin dan jadi kekuatan utama dalam menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif.
“Tanpa dukungan masyarakat polisi tidak bisa berbuat banyak,” tandasnya. ( SUP/MS )





























































