SMS Rohani, Pekan Biasa XIV, Senin, 7 Juli 2025

9:21 Karena katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” 9:22 Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkanengkau.” Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu. (Matius 9:18-26)
Yesus berhadapan dengan umat-Nya yang menderita sakit penyakit. Injil berkisah tentang 2 orang sakit; anak perempuan kepala rumah ibadat dan seorang wanita yang sakit pendarahan selama 12 tahun. Mereka ingin berjumpa Yesus dan memohon kesembuhan. Yang menarik adalah ada keinginan. Artinya, ada semangat untuk sembuh dan sehat.
Yesus memperhatikan keinginan mereka dan iman mereka. Asal kujamah jubah-Nya menunjukkan iman mereka yang besar. Kesembuhan dimulai dari keinginan sembuh, ada semangat hidup, dan kuasa Allah yang bekerja. Mukjizat terjadi.
Kita berdoa bagi saudara-saudari yang sakit. Rahmat dan penyembuhan dari Tuhan bekerja menyembuhkan mereka.
Kita umat pilihan Tuhan dan berziarah bersama sesama dan Tuhan. Dalam terang Roh Kudus, kita cermat berdiskresi dan matang membuat keputusan dan setia menjalani hidup dalam terang jalanNya. Kita syukuri kehidupan ini. Mari berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia (1 Korintus 15:58). Berkat Tuhan terbaik untuk kita.
(Rm. ASH, Pr. Gereja Paroki Santo Petrus & Paulus Babadan Wedomartani, Sleman – DIY).





















































