JAKARTA, MENARASUMBA.COM – Saat ini wilayah Provinsi NTT menjadi kantong human trafficking dan migrasi ilegal yang rentan human trafficking.

Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia, Gabriel Goa.
Pasalnya, meski banyak Perusahaan Pengerah Pekerja Migran Indonesia (P3MI) namun tanpa dukungan Balai Latihan Kerja untuk Pekerja Migran Indonesia (BLK PMI).
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia, Gabriel Goa kepada media ini, Kamis (29/05/2025).
“Kondisi miris ini perlu kami sampaikan kepada Pak Gubernur Melki Laka Lena dan para bupati serta wali kota se NTT untuk jadi perhatian serius,” ujarnya.
Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi NTT terkait P3MI, sebut Gabriel, patut dipertanyakan dimana keberadaan BLK yang menangani para calon PMI.
“LTSA PMI yang urus semua prasyarat sesuai UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan PMI, lalu yang ada di NTT di mana?” tanya aktivitas HAM asal Ngada ini
Fakta membuktikan bahwa di Pulau Sumba dan Pulau Flores nihil BLK PMI, hanya terdapat BLK Komunitas yang belum memenuhi persyaratan sebagai BLK PMI atau dikenal BLK LN.

Salah satu LTSA PMI di Desa Lete Konda, Kabupaten SBD yang dalam keadaan mati suri. ( Foto Menara Sumba )
Sedangkan Layanan Terpadu Satu Atap Pekerja Migran Indonesia (LTSA PMI) yang dibangun di NTT baru ada di Maumere (Sikka/Flores), Tambolaka (SBD/Sumba), Kabupaten Kupang dan Kota Kupang (Timor).
“Yang jalan saat hanya LTSA PMI di Kota Kupang sedangkan LTSA PMI lainnya mati suri alias tidak ada aktivitas sama sekali,” bebernya
Keberadaan LTSA PMI yang dalam kondisi memprihatinkan ini, kata dia, sungguh menjadi sebuah keprihatinan.
“Karena itu kita sangat mengharapkan campur tangan Pak Gubernur Melki Laka Lena agar LTSA PMI yang saat ini mati suri bisa hidup kembali,” ucapnya.
Pihaknya menyayangkan penelantaran LTSA PMI yang ada di Pulau Sumba dan Pulau Flores tanpa sedikit pun perhatian dari pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan Pak Gubernur bisa menggerakkan seluruh bupati dan wali kota untuk segera turun tangan,” tandasnya. ( TAP/MS )





















































