Nasional

Penyatu PMKRI Bogor Usung Ferdinandus Wali Ate sebagai Calon Ketua PP PMKRI 2026–2028, Tawarkan Kepemimpinan Cepat dan Merangkul Nusantara

×

Penyatu PMKRI Bogor Usung Ferdinandus Wali Ate sebagai Calon Ketua PP PMKRI 2026–2028, Tawarkan Kepemimpinan Cepat dan Merangkul Nusantara

Sebarkan artikel ini

BOGOR, MENARASUMBA.COM – Dukungan terhadap Ferdinandus Wali Ate (Ferdi) untuk memimpin Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) periode 2026–2028 terus menguat.

Melalui narasi yang diusung kelompok Penyatu PMKRI Bogor, Ferdi diperkenalkan sebagai figur yang dinilai memiliki kesiapan memimpin organisasi nasional dengan mengedepankan kerja cepat, kemampuan literasi, serta komitmen membangun seluruh cabang PMKRI di Indonesia.

Mengusung tema “Memimpin Langkah Cepat, Menulis dengan Jiwa, Merangkul Seluruh Nusantara”, Ferdi dinilai memiliki modal pengalaman yang relevan untuk menjawab tantangan masa kepengurusan PP PMKRI yang hanya berlangsung selama dua tahun.

Dalam narasi dukungan tersebut dijelaskan bahwa kepengurusan yang singkat membutuhkan pemimpin yang tidak lagi disibukkan dengan proses adaptasi terhadap dinamika Jakarta.

Sosok Ketua Umum PP PMKRI diharapkan telah memahami ritme ibu kota sehingga mampu langsung bekerja sejak hari pertama setelah dilantik.

Selain itu, kemampuan menulis dan literasi juga dipandang sebagai salah satu kompetensi penting seorang pemimpin organisasi.

Menurut pendukungnya, seorang Ketua PP PMKRI harus mampu menyusun gagasan, kebijakan, dan pernyataan sikap organisasi secara sistematis, akademis, objektif, serta mudah dipahami oleh kader maupun publik.

Tidak hanya itu, Ferdi juga dinilai memiliki kemampuan membangun komunikasi yang inklusif dengan berbagai kalangan alumni PMKRI.

Dukungan lintas generasi alumni disebut menjadi modal penting untuk memperkuat jaringan organisasi sekaligus mendukung program-program strategis di tingkat nasional.

Di sisi lain, komitmen terhadap penguatan cabang-cabang PMKRI di seluruh Indonesia menjadi salah satu agenda yang diusung.

Kepengurusan pusat diharapkan tidak hanya berfokus pada aktivitas di Jakarta, tetapi juga memberikan pendampingan, pemerataan akses kaderisasi, perluasan jejaring, serta distribusi sumber daya kepada cabang-cabang dari Sabang sampai Merauke.

Visi tersebut menegaskan bahwa Jakarta tidak boleh menjadi “menara gading” yang jauh dari realitas organisasi di daerah. Sebaliknya, Pengurus Pusat diharapkan menjadi jembatan yang mampu menghadirkan keadilan organisasi bagi seluruh cabang, sehingga setiap aspirasi kader di daerah memperoleh ruang yang setara dalam proses pengambilan kebijakan.

Dengan mengedepankan kepemimpinan yang responsif, literatif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan daerah, Ferdinandus Wali Ate diharapkan mampu membawa PP PMKRI semakin relevan dalam menjawab tantangan kebangsaan sekaligus memperkuat peran organisasi sebagai wadah kaderisasi intelektual muda Katolik di Indonesia.

( TAP/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *