JAKARTA, MENARASUMBA.COM – Rakyat dan institusi pers wajib mengawal ketat proses penegakan hukum atas tindak pidana korupsi Dana BOS di Sumba Barat Daya yang lamban.
Desakan terhadap KPK RI untuk melakukan supervisi dan pengawasan terhadap Kejaksaan Negeri Sumba Barat pun mengemuka.
Jangan sampai kasus korupsi belasan miliar itu dipetieskan bahkan diesbatukan oleh Kejaksaan Negeri Sumba Barat.
Penegasan ini disampaikan Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia, Gabriel Goa, Kamis (16/10/2025).
Ia menandaskan, pihaknya tergerak nurani untuk mengawal proses hukum tindak pidana korupsi tersebut.
“Kami dari KOMPAK Indonesia meminta ketegasan aparat penegak hukum terkait proses kasus korupsi dana pendidikan ini dalam beberapa tuntutan,” tandasnya
Pertama, mendesak KPK RI segera melakukan supervisi dan pengawasan terhadap Kejari Sumba Barat agar segera menangkap dan memproses hukum pelaku tindak pidana korupsi dana yang diperuntukkan bagi masa depan anak bangsa di SBD.
Kedua, mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Barat untuk segera menangkap dan memproses hukum pelaku tipikor Dana BOS di Sumba Barat Daya.
“Ketiga, mengajak solidaritas masyarakat penggiat anti korupsi dan pers untuk kawal ketat Kejaksaan Negeri Sumba Barat,” pungkas Gabriel. ( TAP/MS )


































