TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Warga Kataparoro, Kelurahan Langga Lero, Kota Tambolaka merasa senang setelah salah satu ruas jalan di pemukiman itu tuntas dihotmix.
Sebelumnya ruas Jalan Rajawali ini bopeng dan berlubang selama beberapa tahun.

Agustinus Dairo Lede, salah satu warga Jalan Rajawali yang senang atas penanganan pekerjaan hotmix oleh CV Prima Sejati. ( Foto Menara Sumba )
Sejumlah warga yang ditemui media ini, Kamis (27/11/2025) tidak bisa menyembunyikan perasaan senang itu.
Agustinus Lede Dairo, salah satu warga Jalan Rajawali sangat senang karena akses di kompleks itu diperbaiki.
Ia juga menyatakan jika kontraktor melaksanakan pekerjaan dengan baik dan memperhatikan kualitas.
“Apresiasi kami untuk kontraktor yang sudah bekerja dengan sangat baik dan memperhatikan kualitas jalan,” sebut Agustinus.
Pihaknya merasa puas atas hasil pekerjaan CV Prima Sejati anak perusahaan PT Mitra yang selama ini sudah berpengalaman menangani pekerjaan hotmix.
Hal senada diungkapkan Tony warga setempat yang juga mengaku puas atas penanganan pekerjaan oleh CV Prima Sejati.
Menurutnya, pihak kontraktor tidak semata melakukan perbaikan jalan, tapi juga memperhatikan keluhan warga yang berada di area jalur jalan ini.
Kontraktor juga membantu warga yang berada di sepanjang jalur itu, dengan menimbun halaman rumah yang terdampak ketinggian jalan.
Pasalnya, setelah dipertebal ketinggian jalan pun bertambah dan halaman rumah beberapa warga jadi berada di bawah badan jalan.
Kontraktor membantu penimbunan halaman termasuk perapihan dan pemadatan menggunakan alat berat.
“Terima kasih untuk kontraktor yang sudah membantu kami warga Kataparoro,” ujarnya.
Pekerjaan ruas Jalan Rajawali sepanjang 400 meter ini didanai oleh APBD Kabupaten Tahun Anggaran 2025.
Jalan Rajawali merupakan salah satu segmen dari Kegiatan Peningkatan Jalan Dalam Kota sepanjang 2 km yang meliputi Jalan Nimba, Jalan Kalkun, dan Jalan Soeharto.
Masa pelaksanaan pekerjaan senilai 3.733.048.000 (tiga miliar tujuh ratus tiga puluh juta empat puluh delapan ribu) ini berlangsung selama 60 (enam puluh) hari.
Sementara pelaksanaan pekerjaan sudah dimulai sejak 10 Oktober 2025. ( JIP/MS )





















