TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Keberadaan media lewat pemberitaan yang edukatif dan informatif untuk warga di Pulau Sumba mendapat apresiasi.
Kepala Karantina Satuan Pelayanan Waikelo, drh Verderika Lobo adalah salah satu pejabat yang salut terhadap kerja keras wartawan mengawal lalu lintas ternak di Tanah Marapu.
“Saya applaus buat media, keren!” akunya, dalam sebuah diskusi bersama sejumlah wartawan pekan lalu.
Ia menyebut, peran pers tidak bisa dipandang enteng karena sangat membantu tugas pemerintah.
“Salah satunya adalah informasi yang sifatnya investigatif dan mendukung tugas kekarantinaan,” ungkap Verderika.
Berita terkait penyelundupan ternak asal NTB yang adalah daerah zona kuning Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) jadi salah satu sumbangsih nyata pers.
Ancaman PMK di Sumba Barat Daya sangat merugikan karena tidak saja kerbau dan sapi yang terpapar namun juga kambing.
Akibatnya bakal ada larangan pengeluaran kambing ke luar manakala PMK mewabah di SBD.
Selama ini, kambing adalah salah satu komoditas unggulan yang mendominasi pengiriman ternak asal SBD ke NTB dan Sulawesi.
“Jadinya ekonomi rakyat kita merosot karena ketika positif PMK disembunyikan lalu mewabah pada ternak masyarakat,” timpalnya.
Karena itu perlu ada komunikasi, edukasi, informasi yang tersampaikan kepada publik.
Media adalah bagian tidak terpisahkan dari mata rantai komunikasi, informasi, yang memberi edukasi kepada masyarakat.
“Tanpa media, masyarakat tidak tahu ada kejadian-kejadian ini. Terima kasih, saya applaus buat media keren,” tutupnya. ( JIP/MS )






















