TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Sejumlah logistik untuk kebutuhan pemilu 2024 sudah didatangkan di Kabupaten Sumba Barat Daya sejak awal November 2023 lalu.
Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Kabupaten SBD, Mikael Bulu, SH dalam Coffee Morning Bersama Pers Edisi 1 Persiapan Kampanye Pemilu 2024, Jumat (24/11/2023).
“Secara bertahap logistik ini telah tiba di SBD sejak 1 November 2023 lalu,” ungkap Mikael.

Ketua KPU Kabupaten SBD, Mikael Bulu didampingi Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Eny Pangastuti sedang menyampaikan penjelasan dalam Coffee Morning bersama Pers Edisi 1, Jumat (24/11/2023). ( Foto Menara Sumba )
Ia menyebut, ada empat jenis logistik pemilu yang telah didatangkan di SBD yakni bilik suara, segel, kotak suara, tinta, dan segel plastik.
Terakhir yang tiba pada 23 November 2023 kemarin adalah bilik suara berjumlah 43 buah untuk menggenapi 3.632 bilik suara yang dibutuhkan pada pemilu 14 Februari 2024 mendatang.
“Sebelumnya sudah didatangkan 3.632 bilik suara namun hanya 3.589 buah yang dalam kondisi baik,” bebernya lagi.
Sejumlah logistik pemilu ini sudah berada di gudang penyimpanan yang berlokasi di kawasan Rumah Budaya Sumba, Desa Wee Londa.

Kawasan Rumah Budaya Sumba ditetapkan sebagai lokasi gudang penyimpanan setelah memenuhi syarat tim verifikasi yang ditunjuk KPU RI.
“Sebelumnya ada beberapa tempat yang kami usulkan, namun setelah tim verifikasi meninjau langsung lokasi-lokasi ini akhirnya Rumah Budaya Sumba yang dipilih,” sebut Mikael.
Pihaknya berharap, sebagai bagian dari tahapan pemilu, distribusi logistik di kabupaten SBD bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pasalnya, setelah logistik ini tiba masih butuh waktu lagi untuk memeriksa kondisi logistik tersebut.
Jika ada yang rusak maupun tidak lengkap akan dicatat untuk dilaporkan agar segera didapatkan kembali gantinya.
“Seperti surat suara misalnya, cukup menyita waktu dan tenaga saat disortir,” tandasnya. ( JIP/MS )






































