WAIKABUBAK, MENARASUMBA.COM – Penanganan kasus dugaan penyimpangan pengadaan meteran listrik di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten SBD terus dilakukan.
Hingga kini, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumba Barat telah memeriksa sejumlah wakil rakyat termasuk Ketua DPRD Kabupaten SBD, Rudolf Radu Holo.
“Kemarin kami sudah periksa Ketua DPRD SBD,” jelas Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Sumba Barat, Ahmad Firdaus Mushollin, SH, Rabu (03/06/2026).
Ia menegaskan, penyidik Kejari Sumba Barat terus mendalami kasus dugaan penyimpangan pengadaan meteran listrik yang menyeret sejumlah anggota DPRD SBD tersebut.
Pada pemeriksaan hari ini, kata dia, penyidik memeriksa satu anggota dewan yang juga Ketua Fraksi PKB, Tobias Dowa Lelu.
Dengan pemeriksaan tersebut, total sudah tujuh anggota dewan yang dimintai keterangan dalam proses penyelidikan dan penyidikan perkara ini.
Sebelumnya, lanjut Kasi Intelijen, Ketua DPRD juga telah menjalani pemeriksaan pada Selasa (02/06/2026) sebagai bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Ahmad Firdaus Mushollin kembali menegaskan bahwa proses pemeriksaan akan terus dilakukan terhadap pihak-pihak yang dianggap mengetahui atau terkait dengan perkara tersebut.
Terhadap pihak yang belum memenuhi panggilan, penyidik akan terlebih dahulu melakukan pemanggilan secara patut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Pastinya, terlebih dahulu kami akan lakukan upaya pemanggilan secara patut. Namun apabila yang bersangkutan masih tidak hadir, maka penyidik akan melakukan upaya-upaya lain sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menandaskan, penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum guna memastikan seluruh pihak yang terkait dapat dimintai pertanggungjawaban berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh selama proses penyidikan berlangsung. ( JIP/MS )




























