TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Jatah BBM jenis pertamax untuk SPBU Sherin Indah, Tawo Rara di Kota Tambolaka kembali dipasok.
Sebelumnya selama seminggu SPBU milik Bumi Indah grup ini tidak lagi mendapat pasokan pertamax.
Menurut penjelasan Pengawas SPBU Sherin Indah, Kristo Nani, suplai pertamax dari Depot Pertamina Waingapu terkendala karena kapal tanker lambat masuk.
“Selama ini kami kewalahan karena stok pertamax kosong, dan semua konsumen menyerbu pertalite,” bebernya, Rabu (13/08/2025) siang.
Namun, kata dia, mulai hari itu jatah pertamax kembali dipasok sebanyak 8 kilo liter.
Benar saja sesuai pantauan media ini, pada Rabu (13/08/2025) petang layanan BBM jenis pertamax kembali dibuka.
Sejumlah konsumen pemilik kendaraan roda dua yang dikonfirmasi media ini mengaku lega karena BBM jenis pertamax kembali tersedia.
“Sudah beberapa hari ini penjual pertalite eceran menaikkan harga berlipat ganda,” aku Jusuf, warga Tawo Rara.
Bahkan, ketersediaan pertalite yang dijual pedagang eceran pun mulai berkurang.
Otomatis, kondisi ini dimanfaatkan para spekulan untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dimana pertalite dengan takaran setengah botol dipatok seharga 20 ribu.
Apalagi, selama beberapa waktu ini SPBU Benita di kawasan Rada Mata terlihat tidak beroperasi.
Namun dengan mulai dipasoknya jatah pertamax untuk SPBU Sherin Indah, para konsumen kembali bernapas lega.
“Syukur, mulai malam ini sudah bisa isi pertamax di SPBU dan momok krisis BBM yang sudah di depan mata boleh berlalu,” ujar salah seorang warga yang mengisi BBM petang itu. ( JIP/MS )






























































