TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumba Barat Daya (SBD) terus mendalami kasus pembunuhan Gregorius Bessu yang hingga kini belum berhasil diungkap.
Kasatreskrim Polres SBD, IPTU Yakobus K. Sanam, SH, mengatakan kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan.
Keterangan itu disampaikannya saat dikonfirmasi pada Sabtu (25/07/2026).
“Kasus pembunuhan Gregorius Bessu masih tahap penyelidikan. Kami sudah mengundang beberapa saksi dan juga telah melakukan pemeriksaan,” ujar IPTU Yakobus.
Ia menjelaskan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa hampir 10 orang saksi. Selain itu, tim penyidik masih bekerja keras mencari saksi-saksi lain yang diduga mengetahui peristiwa pembunuhan tersebut.
“Kami juga saat ini sedang bekerja keras mencari saksi-saksi yang diduga mengetahui terkait kejadian pembunuhan tersebut,” tambahnya.
Kasatreskrim turut mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada penyidik.
Menurutnya, informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan guna mempercepat pengungkapan perkara.
“Kami mohon dukungan dari semua pihak. Jika ada informasi terkait kejadian tersebut, dapat disampaikan kepada penyidik. Kepada para saksi juga diharapkan tidak takut memberikan keterangan sehingga memudahkan penyidik segera mengungkap kasus tersebut,” tegasnya.
Diketahui, Gregorius Bessu, warga Desa Wee Pangali, Kecamatan Kota Tambolaka, ditemukan tewas secara mengenaskan dalam peristiwa pembunuhan yang terjadi pada 5 Juni 2024.
Penanganan perkara tersebut sempat menuai sorotan karena dinilai belum menunjukkan perkembangan berarti selama hampir dua tahun.
Kondisi itu mendorong PMKRI Cabang Tambolaka bersama keluarga korban menggelar aksi demonstrasi di Mapolres Sumba Barat Daya pada 16 Juni 2026.
Saat menerima massa aksi, Wakapolres SBD Kompol Marthin Ardjon, SH menyatakan pihaknya akan membentuk tim baru untuk mempercepat pengungkapan kasus pembunuhan Gregorius Bessu.
Hingga kini, penyidik Satreskrim Polres Sumba Barat Daya masih terus melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap pelaku pembunuhan tersebut. ( JIP/MS )

















