TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Hingga hari ini Inspektorat Kabupaten Sumba Barat Daya termasuk salah satu instansi yang belum memiliki gedung kantor sendiri.
Institusi Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang dipimpin Theofilus Natara, ST ini ternyata masih numpang sekantor bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten SBD.
Kondisi ini makin membebani lembaga audit internal Pemda SBD tersebut di tengah problem kekurangan personil staf.
“Menurut hasil analisa dari BPKP sebagai instansi pembina APIP di daerah, kita masih kurang yang ada ini baru 1 per 3 dari jumlah kebutuhan staf,” beber Theofilus, Jumat (17/10/2025).
Meski kemudian ada penambahan personil, namun ruang untuk berkantor yang paling jadi soal.
“Lihat sendiri, ya kan, kami tidak punya gedung, lihat saja, iya lihat saja, teman-teman sudah di luar (ruangan),” timpalnya.
Saat ini, kata dia, Inspektorat mendapat tambahan CPNS termasuk dari STPDN.
Meski sangat mendesak, pembangunan gedung baru masih menanti ketersediaan anggaran pemerintah.
“Ya semua itu tergantung pada (ketersediaan ) anggaran,” ujarnya lagi.
Dari sejumlah informasi ia menyebut jika ada rencana pembangunan gedung pada tahun 2026 nanti.
Namun pihaknya tidak bisa memastikan karena sekarang telah ada isu pemotongan anggaran yang sudah diketahui publik.
“Ya, ini semua terkait anggaran, kemungkinan tahun depan atau kapan tergantung TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” tandasnya. ( JIP/MS )

















