TAMBOLAKA, MENARASUMBA.COM – Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, ST meminta warga Wee Kurra dan Weri Lolo kembali tekuni aktivitas bertani.
Hal itu disampaikan Ratu Wulla kepada awak media, Senin (20/10/2025) usai melakukan kunjungan pada sejumlah kelompok tani di Kecamatan Wewewa Barat.
Ia mengimbau masyarakat di perbatasan Desa Wee Kurra dan Desa Weri Lolo tetap menjaga situasi kondusif dan aman, tidak boleh terjadi debat tentang perbatasan.
“Saya harap masyarakat kembali untuk bekerja. Sebagai petani silahkan bekerja dan saya minta dijaga situasi tetap kondusif,” tandasnya.
Menurut bupati, pihaknya hanya menegaskan kembali batas sesuai titik koordinat yang sudah disepakati bersama kedua wilayah dan kemudian ditetapkan oleh Bupati Sumba Barat, Thimotius Langgar, SH saat lalu.
Bagi Pemda SBD, lanjut bupati, persoalan batas wilayah sudah tuntas dan meminta masyarakat taat terhadap keputusan yang ada.
“Kalau ada yang berani macam-macam melanggar itu, apalagi sampai anarkis dia berhadapan dengan hukum,” tegasnya.
Jika ternyata kemudian nanti ada masalah, sebutnya lagi, maka biang keladinya akan dikejar.
“Berarti mereka yang jadi provokator dan akan saya kejar,” ujarnya serius.
Ratu Wulla memberi catatan agar masyarakat wajib kooperatif mendukung keputusan yang sudah diambil kemarin.
Tidak boleh ada yang memperdebatkan dan mempersoalkan lagi karena tidak ada ruang untuk itu, tinggal mengikuti apa yang sudah diputuskan.
“Urusan tapal batas sudah beres, kemarin saya sudah tegaskan kembali dan sudah selesai. Sekarang kita berpikir uhntuk kita bangun daerah,” pungkasnya. ( JIP/MS )

















